Sejarah NFC.

    Saat itu tahun 1997, Nokia baru saja merilis kode katalog produknya dengan nama 6110 yang menghadirkan inovasi mobile game berteknologi infrared di game Snake-nya. Teknologi unik yang digunakan secara praktis untuk seluruh kalangan ini seketika meledak di dunia dan menjadi penanda dimulainya linimasa populernya mobile sharing. Nokia menanam infrared di device-nya lewat fungsi yang nyata; file sharing dan jaringan game.

    Radiasi infrared pertama kali ditemukan oleh William Harschel, seorang astronom kelahiran Jerman, pada tahun 1800 lewat proses yang tidak disengaja. William melihat suhu di sekitar filter merah prisma yang dipegangnya malah lebih panas. Simpulan sementaranya saat itu, ada cahaya elektromagnetik yang tak terlihat pada setiap spektrum. Kalau terdengar terlalu teknis, pada fungsi yang praktis, teknologi tersebut akhirnya dikembangkan menjadi thermographic, kamera khusus untuk melihat suhu yang lebih panas. Di dunia telekomunikasi, infrared dikembangkan sebagai penghubung antarperangkat berjarak pendek lewat LED yang ditanam. Standar internasional protokol komunikasi ini dipatenkan dengan nama Infrared Data Association.

    Seiring dengan kebutuhan file sharing yang semakin besar, Ericsson, IBM, Intel, Nokia, dan Toshiba sepakat untuk bersama membangun Bluetooth di device mereka masing-masing. Teknologi ini sendiri sudah dikembangkan Ericsson pada tahun 1994 untuk membuat mobile sharing menjadi lebih cepat dan akomodatif mengeksekusi data berukuran (agak) besar. Kalau infrared mengharuskan kita meletakkan setiap perangkat pada jarak yang dekat sekali untuk mengirim data, Bluetooth bisa lebih fleksibel. Jarak antarperangkat bisa lebih jauh dengan kecepatan pengiriman data yang signifikan. Bluetooth menggunakan frekuensi radio khusus untuk mengirim data lebih efektif ketimbanginfrared. Apple memodifikasi teknologi ini sehingga eksklusif hanya mampu menghubungkan perangkat-perangkatnya saja.

    Teknologi lainnya mulai hadir dan diaplikasikan di berbagai perangkat mobile: Wi-Fi. Meneruskan pendahulunya, Wi-Fi memiliki kinerja yang lebih tinggi. Jarak yang lebih jauh dan kecepatan yang tinggi dalam mengirimkan data merupakan kelebihan mekanisme Wi-Fi. Teknologi ini dikembangkan sejak tahun 1985 oleh US Federal Communications Comission. Walau lebih awal, fungsi Wi-Fi di kalangan praktis dirasakan mulai akhir tahun 90-an sebagai perkembangan dari cetak birunya yang bernama IEEE 802.11. Kini Anda pun bisa bermain game di banyak device dengan mengandalkan teknologi tanpa kabel ini.

    Salah satu teknologi termuda yang hadir saat ini adalah Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan penggunanya saling mengirimkan file tanpa bantuan kabel dan bermain game dengan tingkat sekuriti selevel di atas pendahulunya. NFC dikembangkan oleh NXP Semiconductors dan Sony pada tahun 2002 yang awalnya digunakan sebagai sistem perantara pembayaran di Amerika Serikat. Penggunaan NFC bisa digabungkan dengan Wi-Fi atau Bluetooth sesuai dengan fungsi dan kecepatan yang dibutuhkan. Pada level praktis, Nokia 700 sudah menanam chip NFC untuk koneksigaming dan file sharing dengan hanya menyentuhkannya ke sesama perangkat NFC.

   NFC berkomunikasi pada jarak dekat dengan frekuensi yang tinggi, bandwith rendah dan berkomunikasi dengan cara wireless diantara 2 perangkat yang mendukung NFC. Komunikasi antara 2 perangkat NFC berada pada frekuensi 13.56 MHz dimana sebelumnya diterapkan pada Radio Frequency Identification (RFID). Meskipun RFID memungkinkan berkomunikasi pada jarak beberapa meter, tidak halnya dengan NFC, agar bisa berkomunikasi perangkat NFC harus berdekatan satu sama lain. Sekarang, NFC diterapkan pada perangkat ponsel karena nyaris semua orang mempunyai ponsel.

    Penerapan NFC sangat potensial, seperti misalnya e-payment, e-ticketing, transfer uang dan media advertising. Karena hal inilah banyak terdapat nilai yang menjanjikan dari implementasi NFC, karena ini pula akademisi, peneliti, organisasi dan perusahaan komersial tertarik pada teknologi NFC.

Perubahan dari RFID ke NFC:
  • Komunikasi jarak dekat, dimana RFID membutuhkan jarak yang panjang.
  • Salah satu perangkat NFC bersifat pasif (terjadi hanya ketika pada mode reader atau writer), dimana pada RFID salah satunya bisa pada kondisi aktif maupun pasif.
  • Keamanan data yang dikarenakan komunikasi jarak dekat.
  • Secara implisit ketika menococokan 2 perangkat NFC untuk melakukan komunikasi dengan cara mendekatkan kedua perangkat tersebut.
  • Jika di intergrasikan dengan pembayaran menggunakan debet atau kartu kredit lebih aman karena jarak komunikasi lebih dekat satu sama lain.

Arsitektur NFC.

          NFC akan terjadi ketika 2 perangkat yang mendukung NFC bertemu dan salah satunya menjadi inisiator atau sebagai target. Perangkat NFC diantaranya adalah ponsel, kartu (tag) NFC dan NFC Reader.


    Untuk pengembangan teknologi NFC di ponsel, berbagai macam standarisasi termasuk untuk meningkatkan kemudahaan akses, penggunaan dan keamanan sudah diatur, diantaranya oleh NFC Forum, GSMA, GlobalPlatform, OMA dan EMVCo. NFC yang diterapkan di ponsel memiliki arsitektur yang kompleks termasuk antarmuka NFC sendiri yang menjadi komponen pada perangkat – perangkat NFC, host controller dan host controller interface.

         NFC beroperasi pada frekuensi 13.56 dan transfer data hingga 434 kbps. Komunikasi antara 2 perangkat NFC distandarisasi pada standar ISO/IEC 18092 sebagai NFCIP (Near Field Communication Interface and Protocol) yang termasuk dalam kategori device-to-device, komunikasi peer-to-peer dan komunikasi aktif/pasif dalam mode baca/tulis (read/write).  Walau begitu, layer RF dari komunikasi NFC juga kompatibel dengan standar ISO/IEC 14443, standar Japanese JIS X 6319 sebagai FeliCa dan standar ISO/IEC 15693.

       ISO/IEC 14443 adalah standar utama yang melayani komunikasi interface untuk NFC dalam mode pasif. ISO/IEC 14443 memiliki 2 tipe utama, yaitu A (Cth: Kartu Pintar MIFARE) dan B (Cth: Kartu Pintar Calypso). FeliCa adalah contoh penting lainnya yang menggunakan frekuensi 13.56 Mhz, dimana ia juga kompatibel dengan layer RF pada NFC.

Jenis koneksi NFC dibagi menjadi 3:
NFC pada ponsel -> Kartu NFC (NFC Tag);
NFC pada ponsel -> NFC Reader;
NFC pada ponsel -> NFC pada ponsel.

      Berdasarkan jenis koneksi di atas, teknologi NFC menawarkan 3 mode operasi: read/write, peer-to-peer dan card emulation. NFC Forum melakukan standarisasi terhadap seluruh lapisan (layers) mulai dari application level ke lapisan RF pada mode read/write dan peer-to-peer.



Spesifikasi komunikasi data yang di standarisasi oleh NFC Forum.
Spesifikasi
Tujuan
NFC Data Exchange Format (NDEF)
Format yang umum digunakan oleh perangkat NFC dan label.
NFC Record Type Definition (RTD)
Poster yang mengandung fasilitas NFC seperti teks, audio maupun data lainnya.
Text RTD
Untuk record yang hanya mengandung teks.
Uniform Resource Identifier (URI)
Untuk record yang mengacu ke Internet.
Connection Handover
Mendefinisikan bagaimana membangung komunikasi dengan teknologi wireless lainnya.
NFC Tag Types 1–4 Operation
Mendefinisikan tipe label yang diperintahkan oleh NFC Forum.
Logical Link Control Protocol (LLCP)
Mendukung operasi P2P untuk aplikasi berbasis NFC

     Pada mode operasi read/write, ponsel NFC dengan status aktif menginisiasi komunikasi wireless, setelah itu data dibaca dan atau diubah kemudian di simpan pada NFC tag. Pada mode ini, ponsel NFC berhak membaca tipe label yang diperintahkan oleh NFC Forum. Proses ini juga kompatibel pada komunikasi antarmuka ISO/IEC 14443 tipe A, B dan FeliCa pada lapisan RF. NFC Forum melakukan standarisasi terhadap beberapa data yang diperintahkan untuk dibaca berdasarkan NFC Data Exchange Format (NDEF) dan beberapa tipe record yang bervariasi dari layer application ke layer RF. Dalam kasus peer-to-peer, komunikasi terjadi antar 2 ponsel NFC yang aktif.

          Salah satu ponsel memulai komunikasi, setelah itu, komunikasi pada link-level terjadi. ISO/IEC18092 NFCIP-1 adalah standar untuk berkomunikasi pada lapisan RF. NFC Forum melakukan standarisasi terhadap LLCP dari lapisan aplikasi ke lapisan fisik. Mode emulation card memungkinkan transaksi mendapatkan keamanan dan privasi yang dibutuhkan dengan NFC. Ini memberikan kemampuan kartu pintar untuk ponsel dan menggunakan standar ISO/IEC 14443 tipe A, tipe B dan FeliCa. Konsep SE (Secure Element) merupakan isu penting dalam mode ini untuk menyimpan dan mengolah data yang berharga.

Implementasi NFC.

Smart Poster

      Smart poster adalah alat pengiklanan atau poster yang menggunakan NFC tags. Tags tersebut memiliki berbagai data seperti alamat URL, SMS service, dan lain lain.

Tahu dimana harus "disentuh".
Masalah yang paling penting dalam smart poster adalah pengetahuan user tentang touching point. Smart poster seharusnya di desain agar user tidak membuang waktu untuk mencari tag.  ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mewujudkannya :
  • Director sign: menempatkan gambar atau text yang menandakan  sebuah touching point di dekat tag.
  • Mobile Phone Image: Sebuah gambar handphone di samping tag mungkin dapat membantu menandakan touching point.
  • N-Mark: Logo N mark dapat di gunakan untuk menandakan NFC tag. namun user mungkin saja user tidak tau apa maksud dari logo Nmark. Karena itu, kami percaya bahwa logo Nmark seharusnya jadi component tambahan dan mungkin digunakan sebagai tambahan dari 2 option di atas. Ingat bahwa Logo Nmark adalah sebuah cipataan yang penting yang telah di perkenalkan oleh NFC forum dan didesain untuk jadi logo universal dari NFC.
       Tahu dimana letak "Tag Of Content".
Karena konten digital dari suatu tag tidak dapat dibaca secara visual, timbul lah sebuah pertanyaan bagaimana user dapat menerka content dari tag. Solusinya sebenarnya cuku sederhana: masukan beberapa konten iklan atau beri informasi dekat tag. Contohnya, jika smart poster mengiklankan sebuah kupon sikon dan hanya ada satu tag di smart poster, itu mudah untuk mengerti bahwa tag mengandung kupon. Namun jiga ada beberapa tag dalam smart poster yang sama, teks deskriptif atau gambar seharusnya diletakan disamping setiap tag. Deskriptif teks seharusnya pendek (satu atau beberapa kata) dah harus mudah dimengerti.  Contohnya teks mengandung “info”, “Make Reservation” dan “Deal of the Day”.

       Kepercayaan.
Masalah penting lain dengan sebuah smart poster adalah kepercayaan. Kata “kepercayaan” dalam smart konteks smart poster tertuju pada “jaminan bahwa the smart poster melakukan seperti yang diinginkan”. Ketika seorang user melihat sebuah smart poster, dia percaya pada originality, integritas, dan reabilitas dari smart poster provider. Maka user akan yakin bahwa poster tidak akan merusak device dalam segala cara, seperti menyebabkan device menginstal beberapa aplikasi yang tidak diinginkan. Dalam rangka untuk mencapan kepercayaan, cara yang paling mudah adalah menggunakan logo original dari provider.

Penggunaan smart poster:

       Mengumpulan Informasi
Misalnya Alice Sedang Berada di Cafteria suatu universitas. Dia ingin mengetahui jadwal keberangkatan berikutnya dari universitas ke kota tetapi dia tidak ingin berjalan ke pemberhentian bus. Lalu dia melihat sebuah smart poster di dinding kafetaria yang menunuukan sebuah gambar dari shuttle bus. Dia sadar bahwa dia tidak dapat menemukan jadwal keberangkatan bus di dalam poster tersebut lalu dia sentuhkan smart phonenya ke tag di poster tersebut.
Dalam kasus ini, ada tiga opsi yang berbeda dari NFC service modeling:
1.     NFC tag menyimpan jadwal keberangkatan.
2.     NFC tag menyimpan sebuah web URL, dan web tersebut menyimpan jadwal keberangkatan.
3.     NFC tag menyimpan data register dan data service tambahan untuk aplikasi mobile untuk diproses. Dan sever menyimpan jadwal keberangkatan yang akan di akses via web services.
- Menggunakan Opsi 1
1.     Read request : Alice meminta jadwal bus dengan menyentuhkan smart phonenya ke tag.
2.     Data transfer : Data Jadwal bus yang terletak di tag di transfer ke smart phone.
3.     Process and display data : smart phone memproses data dta dan menampilkan jadwal keberangkatan. 
- Menggunakan Opsi 2
1.     Read request : alice meminta jadwal keberangkatan dengan menyentuhkan smart phonenya ke tag.
2.     Data transfer : web URL di tag di transfer ke smart phone.
3.     Process Data : Smart phone memproses data dan mencari URL yang dimaksud.
4.     Display mobile website : smart phone mengakset website dengan browser dan menampilkan jadwal keberangkatan.
- Menggunakan opsi ke 3
1.     Read request : alice meminta jadwal keberangkatan bus dengan menyentuhkan smart phonenya ke tag.
2.     Data transfer : register dan data tambahan yang akan di process aplikasi di dalam tag di transfer ke smart phone. Data register akan digunakan untuk meluncurkan aplikasi di smart phone secara otomatis. Aplikasi juga dapat mengandung data tambahan untuk menunjukan jadwal keberangkatan.
3.     Process data : smart phone memproses data, meluncurkan aplikasi dan mentransfer data tambahan yang diperlukan ke aplikasi .
4.     Display schedule with web service : aplicasi menerima jadwal keberangkatan dari service provider via web service dan manampilkan jadwal keberangkatan.

Mobile Social

     Alice  baru saja pergi ke restoran yang baru di buka. Setalah makan, dia melihat tanda NFC di dekat meja yang menyediakan mekanisme untuk mengupdate informasi di account social networknya. Dia ingin member tahu temannya tentang restoran tersebut.

1.     Rad request : Alice menyentuhkan smart phonenya ke tag untuk mengupdate informasi di akun social networknya.
2.     Data register dan informasi lokasi di tag di transfer ke smart phone. Data register digunakan untuk menjalankan aplikasi secara otomatis.
3.     Process data, prepare massage : aplikasi memproses data, menjalankan aplikas dan meminta konfirmasi dari alice untuk mempublish “Saya sedang di X restoran”. Alice juga menyertakan komen “kamu harus dating kerestoran ini…”
4.     Post message : Alice memposting pesannya ke akun social networknya via mobile application.

Data exchange

     Misalnya ada dua orang bernama alice, dan jenifer mereka baru berkenalan.  Alice menanyakan kepada Jennifer apakah dia bias mendapatkan kontaknya. Jenifer mengambil smart phonenya dan alice melihat bahwa smartphone jenifer mendukung NFC.

        Business card transfer : Alice dan Jennifer menyentuhkan smartphonenya masing masing. Smart phone alice meminta sharing business cards dan Jennifer menyetujuinya. Lalu process sharing berlangsung.

        Credit card payment
Alice sangat senang ketika dia menemukan hadiah untuk hadiah ulang taun bob di sebuah took. Dia membawanya ke kasir. Lalu kasir menanyakan metode apa yang akan dipakai oleh alice untuk membayarnya. Alice melihat tanda NFC dan memberitahu kasir bahwa dia akan membayar dengan menggunakan NFC credit card.
1.     Payment request : Alice  memntia pembayaran melalui NFC dengan cara menyentuhkan smart phonenya ke NFC reader. NFC reader membaca data credit card yang dib utuhkan dan memprosesnya.
2.     Credit car authorization : NFC reader mengirim informasi kartu ke  bank yang bersangkutan.  Lalu bank menjawab dengan transaction request.
3.     Payment confirmation : smart phone memberitahukan bahwa transaksi telah berlangsung.











     




A. Sejarah GSM (Global System for Mobile Communication) 
GSM atau Global System for Mobile Communication adalah dalah sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. Teknologi GSM banyak diterapkan pada komunikasi mobile (bergerak), khususnya telepon genggam. Teknologi GSM menggunakan sistem Time Division Multiple Access (TDMA) yang membagi frekuensi radio berdasarkan satuan waktu. Teknologi ini memanfaatkan gelombang mikro dan pengiriman sinyal yang dibagi berdasarkan waktu, sehingga sinyal informasi yang dikirim akan sampai pada tujuan. Jaringan gsm terdiri dari Mobile Station (MS), Base Station Sub-system(BSS), Network Sub-System(NSS), dan Operation and Support System (OSS) yang membentuk Public Land Mobile Network (PLMN). GSM dijadikan standar global untuk komunikasi selular sekaligus sebagai teknologi selular yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia.

     Teknologi GSM mulai diproduksi di era 1980-an. GSM beroperasi pada 900-1800 MHz di Eropa dan India, sedangkan di AS sekitar 1900 MHz. Kelebihan dari GSM ini adalah Kualitas panggilan relatif aman dan baik serta Handset & penyedia layanan yang tersedia untuk dipilih lebih beragam.

 B. Sejarah CDMA (Code Division Multiple Access)

     CDMA (Code Division Multiple Acces) adalah penggandaan kanal dengan metode akses bersama yang membagi kanal berdasarkan mengkodekan data berdasarkan kode khusus. Salah satu keunggulan CDMA  adalah hanya membutuhkan satu frekuensi untuk beberapa cell. CDMA memiliki beberapa standar, yang pertama adalah IS-95 dengan merek dagang waktu itu cdmaOne yang dipegang oleh Qualcomm. Selanjutnya diganti oleh IS-2000 atau 1xRTT yang telah mendukung 3G. selanjutnya CDMA memakai standar 1xEV-DO atau IS-856.

     Dalam sejarah, CDMA adalah sebuah teknologi militer yang digunakan pertama kali pada Perang Dunia II oleh sekutu Inggris untuk menggagalkan usaha Jerman mengganggu transmisi mereka. Sekutu memutuskan untuk mentransmisikan tidak hanya pada satu frekuensi, namun pada beberapa frekuensi, menyulitkan Jerman untuk menangkap sinyal yang lengkap.

     Kelebihan dari CDMA ini adalah biaya panggilan lebih murah daripada GSM dan kualitas panggilan juga lebih baik daripada GSM,  sedang kekurangannya yakni tidak ada ketersediaan berbagai handset di CDMA seperti pada GSM.

C. Arsitektur Jaringan GSM

Arsitektur jaringan GSM terdiri dari 3 komponen yaitu :
-       Mobile Station
-       Base station subsystem
-       Network subsystem




D. Arsitektur Jaringan CDMA







E. IMPLEMENTASI CDMA
Implemantasi dari CDMA2000 di Indonesia merupakan perkembangan yang patut dilirik oleh para pebisnis seluler.Teknologi Seluler berbasis CDMA2000 ini tidak lagi di ragukan kehandalannya dalam berkompeten dengan Sistem Seluler yang berada di Indonesia.Sekarang di Indonesia total pelanggan CDMA2000 melampaui 10 juta. pelanggan . Potensi pertumbuhan pelanggan CDMA2000 di Indonesia diharapkan mencapai 64% dari 66.778 desa yang menggunakan beberapa jenis layanan telekomunikasi. Pertumbuhan ini didorong oleh kualitas suara yang lebih baik, aksesbroadband yang lebih cepat, biaya total kepemilikan yang lebih rendah, dan ketersediaan perangkat dan layanan dengan harga terjangkau. Saat ini CDMA2000 menjadi teknologi pilihan bagi emerging market. “CDMA Development Group (CDG) sangat antusias melihatperkembangan CDMA2000 yang pesat di Indonesia,” kata James Person, chief operating officer CDG. Kematangan 3G CDMA2000 ini memudahkan operator untuk meraih keuntungan dan menawarkan tarif yang kompetitif.Melalui inisiatif cost reduction seperti Global Handset Requirements for CDMA (GHRC), CDMA Certification Forum (CCF), dan usaha carrier-led device dari CDG, industri CDMA2000 saat ini telah mempertahankan dan mempercepat kehadiran perangkat 3G dengan akses terjangkau untuk telephony, Internet, dan aplikasi yang bernilai tambah. Ketersediaan perangkat dan tarif akses Internet dengan harga yang terjangkau telah membantu meningkatkan penetrasi telepon dan layanan Internet di Indonesia.Operator CDMA yang berkembang di Indonesia antaralain Telkom(Flexy), Indosat(Starone), BakrieTeelcom(Esia), Mobile-8 Telecom,Smart Telecom (Smart), Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (Ceria).

 






 







 
     

A. SEJARAH WIRELESS AWAL
Sejarah Wireless di awali ketika  prototype telegraf radio pertama di dunia di ciptakan pada tahun 1895,Seorang siswa bernama Guglielmo Marconin yang tertarikpada teori gelombang radio yang di pelajari nya di dalam kelas .Di dorong oleh minat yang tinggi pada ilmu radio , Macroni  mengambil inisiatif sendiri dengan menciptakan  prototype telegraf radio pertama di dunia .13 may 1987 Marconi sekses  memancarkan sinyal telegraf pertama . dengan pesan “apakah anda bersedia”? melintasi selat inggris ,dmana ketika itu  Guglielmo Marconi baru saja berumur 22 tahun keberhasilan tersebut  menjadi tonggak sejarah wireless yang atau titik awal evolusi teknologi  telekomunikasi nirkabel.
Pada tahun 1948 ,shannon mempresentasikan teori batasan kapasitas (shannon’s capacity limit) untuk pertamakali  nya ,industri wireless telah sangat berkembang .hal  ini di dorong oleh kemajuan teknologi  fabrikasi sirkuit terpadu (IC).pemopresan sinyal digital dan di peruntukan frekuensi spektrum radio yang effesien , sehingga memungkin kan pemasaran alat portable pada skala yang lebih besar pada biaya yang lebih rendah kepada pengguna.Namun ,aspek transmisi ,terutama  pda lapisan fidik saluran telekomunikasi tidak dapat di prediksi , lalu memberikan berbagai tantangan dan peluang ke para – para peneliti dari akademisi atau indusrtiawan untuk meng eksploitasi fitur-fitur perambatan , agar mencapai kapasitas yang maksimal
Sejarah wireless 1G – 4G
Huruf "G" pada setiap penamaan di atas merujuk pada generasi, hal ini berarti bahwa 1G berarti Generasi pertama, 2G generasi kedua, dan selajutnya. Pasti pembaca bertanya-tanya, “generasi dari apa?” Banyak sumber blog yang hanya menyebutkan bahwa 1G, 2G, 3G, dan 4G adalah urutan dari generasi, tapi tidak menyebutkan generasi dari apa. Yang dimaksud dengan generasi disini adalah generasi dari teknologi layanan data dan komunikasi wireless, khususnya untuk mobile phone.
Dari masa ke masa, teknologi komunikasi wireless ini mengalami perkembangan. Maka dapat dipastikan bahwa semakin besar angkanya semakin canggih pula teknologinya dan semakin banyak kemudahan yang kita peroleh. Perbedaan yang paling mendasar diantara generasi-generasi tersebut adalah dalam hal kecepatan unduh data. Dimana pada 1G kecepatan unduh hanya berkisar antara 9,6 kbps sedangkan pada 3,5G mencapai 10 Mbps.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTH8SJtrLXN9TROMGctRPSXak4ZUAgsjrryIoJYyb-jukgIVJeq0fIyKz3EIBWtS10tj6LzjslPQ5Vt0aFa8qp6l_CnVsyZCTkbkp7hIORF5goOjIE2cLt5jwFpJGsCfEo1KcdyD7Qyg4b/s1600/7.jpg1G (Generasi Pertama)




Jaringan 1G pertamakali ditemukan di tahun 1980 ketika AMPS di Amerika bekerjasama dengan TACS dan NMT di Eropa membuat terobosan di teknologi jaringan. 1G ini adalah standar baru dari teknologi jaringan. Jaman dimana campur tangan manusia sudah tidak terlalu dibutuhkan semuanya benar benar sudah otomatis dan dengan bentuk yang kecil tentunya. Pada masa ini, bisa dikatakan bahwa sistem teknologi nirkabel masih berupa sistem analog dengan suara sebagai objek utamanya. Adapun contoh teknologi 1G adalah NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System). Karena ini adalah ponsel generasi pertama, mereka membuatnya sangat serius. Mereka membuat ponsel yang kuat dan handal yang akhirnya tersebar ke seluruh dunia.
2G (Generasi Kedua)
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQ2jxUMg1XHMlotPkBvZnY2LKJ54ZELDmRs8Pk_qGXqdEJzIjYsA3Q-6gfAUGRRYtt6BX9hjf044KiY_5dg2sGvF4ayIoVwW9Z2ZFpUpyh69aWHB3oUqOIiDWZP2eAY9Q74pJhbz02pUXd/s1600/nokia_3315.jpg 
Pada awal tahun 90-an untuk pertama kalinya muncul teknologi jaringan seluler digital, yang hampir bisa dipastikan memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan teknologi jaringan analog (1G) seperti suara lebih jernih, keamanan lebih terjaga dan kapaistas yg lebih besar. Generasi kedua memiliki memiliki fitur CSD sehingga transfer data lebih cepat dengan kecepatan sekitar 14.4 kbps. Pada generasi 2G ini pemilik juga dapat mengirimkan pesan teks melaui handphone sehingga tidak memerlukan pager lagi. Akan tetapi Fitur CSD ini membuat Tagihan bualanan membengkak karena jika ingin terhubung ke internet harus menggunakan dialup yang dihitung permenit
[2.5G] GPRS (The General Packet Radio Service) – 2.5G – adalah terobosan terbaru di generasi ke dua ini, lahir pada tahun 1997, GPRS dengan sigap menggantikan CSD yang boros. GPRS juga membuat pengguna lebih hemat karena hitungannya menjadi per kilobyte bukan lagi permenit seperti CSD. Fasilitas yang diberikan oleh GPRS antara lain e-mail, mms, browsing, dan  internet
[2.75G] Antara tahun 2001 sampai 2003, EVDO Rev 0 pada CDMA2000 dan UMTS pada GSM pertama yang merupakan cikal bakal dari 3G mulai diperkenalkan. Tapi ini bukan berarti GPRS telah mati. Justru saat muncul EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution) ini diharapkan akan menjadi pengganti GPRS yang baik, karena tidak perlu meng upgrade hardware secara ekstrem dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya.
EDGE (Enhanced Data for Global Evolution) : teknologi perkembangan dari GSM, rata-rata memiliki kecepatan 3 kali dari kecepatan GPRS. Beberapa sumber menyebutkan bahwa EDGE ini termasuk ke dalam 2.75 G, sehingga ia adalah peralihan dari 2G ke 3G.

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDgRqN1VF3686ga1KojZyBGSZoJQeMyhtHMP0SKNDL4dlyYj8EqYgThDrdO3klC3ax_nz2SXzhXE_vstJTFQbthPyAe_qkHvs4G6euEGcOQaBr9hFfsjor9459Y_kcKibmSa3fpFR_yZM3/s320/8.jpg3G (Generasi Ketiga)
Teknologi generasi ketiga yang merupakan standar yang telah ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) untuk diaplikasikan pada jaringan telpon selular. Melalui 3G, pengguna selular dapat mengakses internet dengan bandwidth sampai 384 kbps ketika alat itu berada pada posisi diam ataupun bergerak 
Contoh teknologi ini adalah UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service) yang merupakan pengembangan lebih lanjut lagi dari EDGE dan ada juga CDMA 2000 1x EV-DO. Selain menyediakan fasilitas akses internet (e-mail, mms, dan browsing), UMTS juga menyediakan fasilitas video streaming, video conference, dan video calling). Secara teori kecepatan akses UMTS sekitar 480kbps. Secara rinci, kemampuan dari generasi 3G ini adalah memberikan kecepatan akses layanan data yang lebih baik daripada pendahulunya
[3.5G] HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan perkembangan akses data selanjutnya dari 3G. HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti UMTS, yaitu 480kbps, tapi pastinya HSDPA lebih cepat. Menurut beberapa sumber kecepatan transfer data HSDPA mencapai 2mbps
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4bfZ-KS_mNeOBuR-Pcl1-tfnbf2q836ye6H_rDNThPbRw96ZgigJI8IPA7fnEJMpFzHH03lJ1hFwaDXzveuPlHuKBems_e5neRjZ1B1_JmDQrJ06Rj-90_ZTp75kOaADQII_MV_k3ViQ5/s320/9.jpg4G (Generasi Keempat)
4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”.
4G yang digadang gadang 500 kali lebih cepat daripada CDMA2000 dapat memberikan kecepatan hingga 1Gbps jika anda di rumah atau 100Mbps ketika bepergian. Dapat dibayangkan betapa cepatnya akses data yang kita dapatkan, dan dapat dipastikan juga bahwa teknologi komunikasi generasi keempat ini semakin memperkecil dunia. Bayangkan dengan kecepatan super itu anda dapat dengan mudah mendowload film dengan kualitas HD. Dan dalam waktu yang singkat tentu saja. Untuk mendownload film berkapasitas 6GB saja hanya diperlukan waktu 6 Menit. Selain itu ini adalah salah satu solusi yang paling efektif untuk jaringan internet di pedasaan karena lebih baik menanam 1 menara 4G untuk ber mil-mil jauhnya, daripada dengan menyelimuti sawah-sawah dengan kabel fiber optik.
Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna, pada kecepatan transfer data yang rata-rata  lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G



B. MEKANISME
Berikut ini adalah penjelasan mengenai bagaimana cara kerja Jaringan Wireless.Di awal telah dijelaskan bahwa untuk menghubungkan sebuah computer yang satu dengan yang lain, maka diperlukan adanya Jaringan Wireless. Menurut sebuah buku yang bersangkutan, supaya komputer-komputer yang berada dalam wilayah JaringanWireless bisa sukses dalam mengirim dan menerima data, dari dan ke sesamanya, maka ada tiga komponen dibutuhkan, yaitu:
  1. Sinyal Radio (Radio Signal).
  2. Format Data (Data Format).
  3. Struktur Jaringan atau Network (Network Structure).
Masing-masing dari ketiga komponen ini berdiri sendiri-sendiri dalam cara kerja dan fungsinya. Kita mengenal adanya 7  Model Lapisan OSI (Open System Connection), yaitu:
  1. Physical Layer (Lapisan Fisik)
  2. Data-Link Layer (Lapisan Keterkaitan Data)
  3. Network Layer (Lapisan Jaringan)
  4. Transport Layer (Lapisan Transport)
  5. Session Layer (Lapisan Sesi)
  6. Presentation Layer (Lapisan Presentasi)
  7. Application Layer (Lapisan Aplikasi)
Masing-masing dari ketiga komponen yang telah disebutkan di atas berada dalam lapisan yang berbeda-beda. Mereka bekerja dan mengontrol lapisan yang berbeda. Sebagai contoh: Sinyal Radio (komponen pertama), bekerja pada physical layer, atau lapisan fisik. Lalu Format Data atau Data Format mengendalikan beberapa lapisan diatasnya. Dan struktur jaringan berfungsi sebagai alat untuk mengirim dan menerima sinyal radio.
Lebih jelasnya, cara kerja wireless LAN dapat diumpakan seperti cara kerja modem dalam mengirim dan menerima data, ke dan dari internet. Saat akan mengirim data, peralatan-peralatan Wireless tadi akan berfungsi sebagai alat yang mengubah data digital menjadi sinyal radio. Lalu saat menerima, peralatan tadi berfungsi sebagai alat yang mengubah sinyal radio menjadi data digital yang bisa dimengerti dan diproses oleh komputer
Description: http://bluewarrior.files.wordpress.com/2009/11/cara-kerja-jaringan-wireless.jpg?w=468


















C. Arsitektur Wireless
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjqsemYxwr_fEeUXI9hfCIgO2feWVmS8a2BVVxIJsiPX9lH_T1kFN8ODkazX3dlMttGZQs3oStZFqa03eJO5luOW7x6EZGqh3V09xS2iLKaEcwDRXT3q9kcOYm0yoRAAcRvhkRCi1brAlR/s320/ptompl.jpg
Point To Multipoint Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmpNTYu-sqAN4Vd-vzBGAMqTrKesxBSVZM4LKovEuneKeznQm-Ks9Tu9bvTvkM0EGHfJtHBPkORDSFybMs22wFg7yYHimcZpGW6Rc9qZgYXPzwttEm2t20HZ3K9BetjAv3A-QLI5h63jde/s1600/fig7.jpg








Point to point + Point to Multipoint


Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPcr45oe6ZtvN-8SuD7GA0lo45yIXYw0Hxd2UYdAxmUVo8oYM3yDP360EMm1LgGtKMq2qzhZuO3S8JnY5EQf3AMWJrdxRRbSEx6YbC_mZ-Ku_ImGlEgnK5IxSiEBs_WafPJ-dlWs99G72x/s320/GNS1120_Point_to_Point_Bridge.jpg






C. IMPLEMENTASI WIRELESS LAN
Inovasi di dalam teknologi telekomunikasi berkembang dengan cepat dan selaras dengan perkembangan karakteristik masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi, mencari layanan yang fleksibel, serba mudah dan memuaskan dan mengejar efisiensi di segala aspek.
Istilah jaringan Nirkabel atau wirelessLAN adalah teknologi jaringan yang tidak menggunakan perangkat kabel di dalam sebuah jaringan komputer. Teknologi ini memanfaatkan gelombang radio untuk melakukan interaksi atau komunikasi antar unit komputer. WirelessLAN pada dasarnya adalah sebuah perangkat radio komunikasi data yang mampu menghubungkan antar komputer ke sebual local area network (LAN). WirelessLAN juga dapat menghubungkan antar LAN sehingga memungkinkan adanya resouces sharing (penggunaan bersama pada setiap komputer yang terhubung.
WLAN (Wireless Local Area Network) telah banyak diimplementasikan di dunia maupun di Indonesia seperti implementasi di perkantoran (office), kampus, rumah sakit, hotel maupun bandara /stasiun.
Spesifikasi WirelessLAN
Wifi (Wireless Fidelity) adalah istilah generic dari WirelessLAN yang menggunakan standar 802.11 yang merupakan spesifikasi standar yang dibangun oleh IEEE untuk mendefinisikan teknologi wirelessLAN.Beberapa spesifikasi :
1.      802.11 , Standar transmisi 1-2 mbps pada band 2.4
2.      802.11a , Standar transmisi 54 Mbps pada band 5 GHz
3.      802.11b , Standar transmisi 11 Mbps pada 2.2 GHz
4.      802.11g , Standar transmisi 54 Mbps pada band 2.4 GHz
Bentuk Konfigurasi Jaringan WirelessLAN
Jaringan wirelessLAN dapat dikonfigurasikan dalam 2 mode :
a.    Ad-hoc (peer to peer)
b.    Infrastruktur (Client Server)